-  6 menit membaca

Apa itu Router?

Apa itu Router?

Kamu pasti sudah sering mendengar istilah router. Apa itu router? Router merupakan sebuah perangkat jaringan. Fungsinya menghubungkan dua atau lebih jaringan yang berbeda. Router sudah sangat umum digunakan karena internet sendiri merupakan contoh utama implementasi router. Di dalam artikel ini kita akan membahas tentang apa itu router WiFi, fungsi router, cara kerja router, serta jenis-jenis router.

Pengertian Lengkap Router

Router merupakan sebuah perangkat jaringan yang digunakan untuk menghubungkan dua jaringan bahkan lebih. Jaringan memiliki alamat yang berbeda-beda, router bekerja dengan menghubungkan jaringan meski memiliki alamat berbeda. Sebagai contoh, kamu ingin menghubungkan jaringan internet dengan jaringan kantor, karena memiliki alamat jaringan berbeda, maka kamu membutuhkan proses routing dengan bantuan router. Sampai sini sudah paham sekilas?

Router memiliki minimal 2 netrowk interface, maka dari itu itu proses menghubungkan antar jaringan hanya mungkin terjadi dengan bantuan router. Router mengirim informasi dari satu perangkat melalui jaringan ke perangkat lainnya yang dituju meski berbeda jaringan, inilah yang dimaksud dengan proses routing.

Berbeda dengan Switch yang berfungsi menghubungkan perangkat dalu satu Local Area Network (LAN), router berfungsi untuk meneruskan data informasi dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Switch ibarat jalan sedangkan router ibarat jembatan yang menghubungkan satu jalan dengan jalan lainnya.

Terdapat banyak jenis router sesuai peruntukannya. Router dengan basis teknologi protocol TCP/IP disebut sebagai IP router, salah satunya internet yang kini kita nikmati bersama. Router juga seringkali digunakan untuk menghubungkan satu jaringan kecil ke jaringan lain yang lebih besar, inilah yang disebut dengan internetwork. Router juga bisa difungsikan sebagai penghalang jaringan besar ke jaringan lainnya sehingga mempermudah manajemen.

Fungsi lain dari router adalah menghubungkan dua buah jaringan dengan media berbeda, contohnya router wireless yang mampu menghubungkan PC menggunakan radio. Untuk menghubungkan jaringan dengan arsitektur berbeda, seperti Ethernet ke Token Ring, router juga bisa dipergunakan.

Router juga dipergunakan ntuk menghubungkan LAN ke layanan telekomunikasi Leased Line. Layanan komunikasi lain seperti DSL (Digital Subscriber Line) juga umumnya menggunakan router untuk menghubungkannya dengan LAN. Router jenis ini dikenal dengan access server. Cari tahu tentang susunan kabel LAN agar kamu bisa memahaminya secara menyeluruh.

Juga ada yang disebut dengan DSL router, fungsinya ialah menghubungkan jaringan lokal ke sebuah koneksi DSL.

Router akan melakukan filtrasi terhadap data informasi, berdasarkan alamat sumber dan alamat tujuan. Fitur ini disebut dengan packet-filtering router. Untuk mengoptimalkan kinerja jaringan, router juga bekerja dengan memblokir lalu lintas informasi broadcast yang mampu menimbulkan broadcast strom. Broadcast strom bisa memicu lambatnya suatu jaringan.

Menilik cara pengiriman paket informasi, routing dibagi menjadi dua jenis yakni routing langsung dan routing tak langsung. Routing langsung menghubungkan IP A dan IP B secara langsung. Sementara routing tak langsung menghubungkan IP A dan IP B yang dengan terlebih dahulu melalui IP C.

Fungsi Router

Berdasarkan ulasan di atas, maka bisa disimpulkan bahwa router berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan atau lebih sehingga semua jaringan yang terhubung bisa saling mengirimkan informasi. Meski jaringan tersebut memiliki alamat IP dan arsitektur jaringan yang berbeda, dengan bantuan router jaringan-jaringan tersebut akan bisa berkomunikasi.

Jika ibaratkan dengan sebuah perumahan, switch diibaratkan jalan yang menghubungkan rumah-rumah dengan nomor berbeda, sedangkan router menghubungkan jalan satu dengan jalan lainnya. Perangkat router umumnya memliki 2 buah kartu jaringan, setiap kartu jaringan terhubung dengan dua atau lebih jaringan berbeda. Semakin banyak kartu jaringan di dalam sebuah router, semakin banyak pula jaringan yang bisa dihubungkan. Kita juga bisa menghubungkan beberapa jaringan dengan dua atau lebih router yang saling berhubungan.

Contoh implementasi router ialah pada perusahaan dengan banyak divisi. Untuk memudahkan manajemen, satu jaringan dengan jaringan lainnya dihubungkan tanpa mengganggu privasi jaringan LAN masing-masing divisi.

Cara Kerja Router

Cara Kerja Router

Dikarenakan router memiliki fungsi utama untuk menghubungkan berbagai jaringan, cara kerja router sebenarnya ialah dengan merutekan informasi (routing). Router mengetahui kemana perjalanan informasi harus dilewatkan, apakah berada pada hosting yang satu jaringan atau berada di jaringan lain. Cerdas kan?

Dalam menjalankan tugasnya merutekan sebuah paket informasi, router bekerja dengan sebuah “buku panduan”. Panduan itu disebut dengan tabel routing, yang isinya merupakan pedoman kemana paket harus dikirimkan. Tabel routing juga berisikan informasi tentang bagaimana caranya router harus mencapai suatu jaringan.

Router bekerja dengan meneruskan paket dari satu jaringan ke jaringan lainnya sesuai data pada tabel routing. Sebaliknya, jika data pada tabel routing tidak mencatat sebuah paket informasi, router tidak akan meneruskannya dan menghalanginya. Router juga tidak akan meneruskan informasi dari perangkat satu ke perangkat lainnya yang berada dalam satu jaringan.

Sebagai contoh, komputer A,B,C berada pada satu jaringan dengan alamat IP tertentu. Ada juga komputer D,E,F yang berada di jaringan lain. Router digunakan agar semua komputer bisa saling berkomunikasi satu sama lain meski komputer berada di jaringan berbeda dengan interface router port 1 dan port 2. Jika komputer A mengirim informasi ke komputer C, maka router tidak akan meneruskannya ke komputer lain. Begitupun saat komputer D hendak mengirim informasi ke komputer E, dikarenakan komputer-komputer itu berada pada satu jaringan. Jika komputer A hendak mengirim paket ke komputer E barulah router akan meneruskannya, karena komputer A dan E berada pada jaringan yang berbeda.

Jenis-Jenis Router

terdapat beberapa jenis router sesuai peruntukannya. Di artikel ini akan kita bahas 3 jenis router yaitu router hardware, router PC dan router aplikasi. Simak ulasan di bawah ini untuk informasi lebih jelas.

Router Hardware

Router hardware merupakan perangkat keras yang memiliki kemampuan dan fungsi selayaknya router. Router hardware bisa membagi dan memancarkan IP address.

Router PC

Kamu bisa membuat router dari PC yang kemudian disebut dengan router PC. Router PC memiliki fungsi dan kemampuan selayaknya router serta bisa membagi alamat IP. Router PC dibuat dari komputer yang telah dipasang sebuah sistem operasi, umumnya menggunakan Mikrotik. Spesifikasinya juga tak perlu yang wah, bahkan komputer Pentium dua dengan hard drive 10 GB pun tak jadi masalah.

Router Aplikasi

Router juga tersedia dalam bentuk aplikasi. Aplikasi yang terpasang di sistem operasi ini memungkinkan sebuah perangkat untuk memiliki fungsi dan kemampuan selayaknya router. Beberapa router aplikasi yang populer adalah WinProxy, SpyGate, WinGate dan WinRoute.

Penutup

Itu dia ulasan tentang apa itu router, pengertian router, fungsi router, cara kerja router dan berbagai jenis router. Setelah membaca artikel ini, diharapkan kamu lebih memahami tentang router sehingga bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Terima kasih sudah membaca artikel ini.

Topik artikel:

Muhammad Toha

Pencinta game mobile legends dengan hobi travelling yang suka menulis tentang tekno, review gadgets dan social media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *